Iklan

" Coffee Morning" Media Dengan Kejari Kota Bekasi , Kepala Daerah Jangan Dibiarkan , Bisa Disikat KPK

2/12/20, 05:33 WIB Last Updated 2020-02-11T23:12:59Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini







Aksara news.co.id - Bekasi,- Puluhan awak  amedia antusias mengikuti "Coffee Morning" bersama aparatur Kejaksaan Negeri Kelas 1 Kota BEKASI Selasa (11/2).

Acara dibuka Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sukarman SH MH mereview nasihat Presiden RI saat di Sentul. "Kepala Daerah jangan dibiarkan nanti bisa disikat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," kata Sukarman menduplikasi ucapan RI-1.

Kajari Sukarman sengaja melontarkan wacana nasehat Jokowi dengan pantau gerakan Kepala Daerah harus senantiasa diawasi upaya pencegahan.

Meski TP4D sudah dibubarkan namun pendampingan tetap dilakukan hingga tindak pencegahan dan penindakan harus berimbang. Sosial kontrol Kepala Daerah terus berjalan. "TP4D bubar pendampingan DATUN oleh bidang pelayanan hukum,"  tandas Sukarman.

Kupasan informasi terkait Bantuan DKI (Bandek) pun menyeruak. " Bandek ini pastinya bersinggungan dengan pembebasan lahan kemudian pembelian lahan, sementara lahan sengketa jalan terus duitnya ada di Kejaksaan. Jangan sampai terjadi kesalahan tapi lanjutkan pembangunan di jalan yang benar," tandas Kajari.

Selanjutnya Karman selaku Kajari  terus melakukan peningkatan SDM penyidik dan penuntut. "Jika ada staf saya yang kurang menguasai sampaikanlah informasi ke Kasintel dalam upaya amankan pembangunan artinya ada kerjasama dengan Datun sebagai upaya hindari penyimpangan para Kepala Daerah," ujarnya.

Karman mengakui memimpin Jaksa 50 orang dan pegawai 70 orang tidaklah mudah. "Makanya saya sebagai KAJARI terbuka jika ada temuan  berikan info ke saya lebih efektif."

Terkait dengan Kasie BB dijelaskan Sukarman jika sudah inkrahf barang bukti dirampas untuk dilelang on line. "Jika ada informasi permainan Kajari tidak benar karena semua lelang di atas Rp 500 juta dilelang OnLine, kecuali dibawah Rp 35 juta ada kewenangan Kajari," tandas Karman meluruskan jika muncul adanya berita miring terkait lelang BB yang kasusnya inkrahf.

KARMAN menjelaskan bahwa  jika dirinya sebagai Kepala Kejaksaan masih gini-gitu tidak betul. "Bukan jamannya lagi untuk main-main "

Harapan ke depan insan pers dukung kinerja Kejari Kota Bekasi dalam membangun Kota Bekasi. Pengawasan kinerja dengan baik bersama 6 kasie. "Ada kepastian hukum ada efek jera pelanggar hukum -- tentunya hal konfirmasi sebelum viral atau cetak akan menjamin akurat berita di jaman digital," tutup Kajari Karman sambil mengucapkan selamat Hari Pers Nasional (HPN) ke 74 tahun pada wartawan yang hadir di acara "Coffee Morning" Kejaksaan Negeri Kota Bekasi. *TAK KENAL MAKA TAK SAYANG* (Romo Kosasih)
Komentar

Tampilkan

Terkini