Iklan

Proliga 2020 di Purwokerto Laga Tim Putra dan Putri Semakin Seru

1/30/20, 18:23 WIB Last Updated 2020-01-30T11:28:10Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


AKSARANEWS.CO.ID -  Memasuki seri kedua putaran pertama Proliga 2020 pekan ini di Purwokerto, seluruh tim dipastikan melakukan evaluasi. Hasil laga di Pekanbaru, Riau, pekan lalu, tentunya akan dijadikan bahan untuk melakukan pembenahan menghadapi laga berikutnya.

Termasuk di antaranya Jakarta Pertamina Energi, yang akan menjadi tuan rumah seri kedua putaran pertama di GOR Satria Purwokerto, 31 Januari hingga 2 Februari 2020 mendatang. Purwokerto merupakan kota yang baru pertama kali menjadi tempat digelar Proliga yang sudah memasuki tahun ke-19 ini.

Satu kemenangan Jakarta Pertamina Energi di Pekanbaru pekan lalu, masing-masing dari tim putra maupun tim putri, menjadi modal besar menghadapi seri kedua ini. Pada penampilan perdana pekan lalu itu tim putra mengungguli Jakarta BNI 46 dengan skor tipis 3-2 dan Agustin Wulandari dkk. di bagian putri menggasak sang juara bertahan Jakarta PGN Popsivo Polwan 3-1.

Di Purwokerto, tim putri Jakarta Pertamina Energi akan tampil dua kali yakni menghadapi Gresik Petrokimia Puslatda KONI Jatim (31/1/2020) dan Bandung bjb Tandamata (2/2/2020). Sedangkan tim putra yang juga turun di dua laga, masing-masing melawan Palembang Bank Sumsel Babel (1/2/2020) dan Jakarta Garuda (2/2/2020).

Pelatih putra, Pascal Wilmar mengaku tak ingin menganggap remeh lawan, meski secara materi tim asuhannya lebih diunggulkan. "Kalau sudah mulai berlangsung Proliga, semua tim memiliki kekuatan yang sama. Tidak ada tim yang super," ujar Pascal usai laga melawan Jakarta BNI 46 pekan lalu di Pekanbaru.

Meski begitu, mantan pemain nasional ini, tetap berambisi memetik poin penuh di kandang sendiri. Kemenangan, katanya, sangat penting untuk mengamankan posisi lolos ke final four. "Harapannya dengan meraih poin penuh di awal-awal, jalan ke final four lebih aman," tukasnya.

Sedangkan Palembang Bank SumselBabel juga tak akan memberikan kemenangan kepada tuan rumah Pertamina. "Meskipun kita tahu Pertamina bertabur bintang, tapi kita akan memberikan perlawanan," tukas pelatih Bank SumselBabel, Mashudi.

Sementara pelatih putri Jakarta Pertamina Energi, Ziya Rajabov menjanjikan akan tampil lebih baik pada seri kedua di Purwokerto, seusai
mengalahkan Popsivo di Pekanbaru, pekan lalu. Kemenangan perdana itu memang target dari pelatih itu. "Tapi kita masih beradaptasi di penampilan pertama," tambah Rajabov.

Laga lainnya di Purwokerto, juga akan berlangsung seru dan menarik. Di antaranya juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator, yang memimpin klasemen sementara berkat dua kemenangan di Pekanbaru pekan lalu, akan bertemu Bank Sumsel (31/1/2020). Begitu pula di bagian putri, juara bertahan Popsivo jumpa BNI 46 (1/2/2020).

"Pasti lebih seru. Pasalnya, di Purwokerto beberapa tim sudah melakukan evaluasi setelah dari Pekanbaru, pekan lalu. Selain itu, pemain asing beberapa tim sudah mulai bisa bermain," kata Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty.

Seluruh tim peserta Proliga 2020 tetap harus menggunakan pemain asing maksimal dua pemain. Setiap pemain asing yang berlaga diwajibkan memiliki Kartu Ijin Tinggal Terbatas (Kitas) yang dikeluarkan Imigrasi dan
ITC (International Transfer Certificate) yang dikeluarkan FIVB.  "Tanpa Kitas dan ITC, pemain asing tidak diperkenankan bermain. Sedangkan pelatih asing hanya mengurus Kitas," tambah Hanny.

Seperti diketahui, Kompetisi Proliga 2020  diikuti enam tim putra dan lima putri. Keenam tim putra terdiri dari juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator, Jakarta Pertamina Energi, Jakarta BNI 46, Palembang Bank SumselBabel, Jakarta Garuda, dan tim pendatang baru Lamongan Sadang MHS.

Sedangkan lima tim putri antara lain juara bertahan Jakarta PGN Popsivo Polwan, Jakarta Pertamina Energi, Jakarta BNI 46, Bandung bjb Tandamata, Gresik Petrokimia Puslatda KONI Jatim.(pr/sera-21)****
Komentar

Tampilkan

Terkini