Iklan

Musrenbang Jadi Wadah Usulan Efektif Masyarakat

1/17/20, 10:26 WIB Last Updated 2020-01-17T03:35:27Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini




AKSARANEWS.CO.ID -j Masyarakat korban banjir di wilayah Jakarta Timur, menghendaki segera revitalisasi saluran mulai dari yang mengalir di lingkungan rumah hingga ke hilirnya. Hal ini tergambar dari usulan warga saat dimulainya Musrenbang tahun 2020 di Jakarta Timur.

Pada Musrenbang tersebut  warga yang diwakili para ketua RT dan RW . Ketua Lembaga Musyawarah Keluarga (LMK) Solihah serta staf Kelurahan, dengan semangat melontarkan serempak upaya perbaikan pelebaran dan juga pengerukan saluran air, menjadi prioritas utama untuk mendapat perhatian pihak terkait Pemprov DKI Jakarta.Alasannya banjir yang melanda permukiman sudah sangat parah yang mencapai 50 Cm hingga 150 Cm pada 1 Januari 2020.

Kasipem Kelurahan Klender, Hari Saputra, mengemukakan usulan yang muncul di Musrenbang harus terus dikawal. Warga dapat melihat usulannya diterima atau tidak, melalui website Musrenbang DKI Jakarta. “ Kalau usulan seperti revitalisasi saluran air diterima , maka akan ada penjelasannya. Begitu pula kalau tidak diterima juga ada penjelasannya. Kenapa dan bagaimananya jadi jelas,” kata Saputra, Kamis (16/1) malam di Balai Warga RW 010 Klender, Jakarta Timur.

Musrenbang sangat penting, bagi warga sebagai wadah menyalurkan aspirasi yang positif dan bermanfaat dalam tahun anggaran yang berjalan. Jika ada item di Musrenbang yang tidak terealisir, ada trik lain yang dapat dilakukan. Misalnya dengan bersurat dengan melengkapi data lengkap ditandatangani Ketua RT, Ketua RW kemudian diteruskan kepada Lurah. “ Ini bentuk lain, yang biasa disebut cara “hibah”. Dengan demikian usulannya tidak berhenti begitu saja,” terang Putra, menanggapi seorang Ketua RT yang mengeluhkan usulan pembuatan saluran air yang representatif selalu gagal dan ditolak Pemkot Jakarta Timur di tahun 2018 lalu.”Padahal sudah disurvei dan diukur-ukur  lokasinya,” ungkapnya.

Kasipem Kelurahan Klender, yang akrab di panggil Putra itu untuk usulan yang menyangkut perbaikan RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak )bisa dimajukan cara bersurat ke Satuan Pelaksana Pertamanan dan Hutan Kota tingkat Kecamatan setempat.Kalau di Musrenbang memang tidak terdapat item tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) RW 010 , Safuroh, gembira menyambut mulainya Musrenbang 2020 ini. Saat banjir besar di wilayahnya cukup menderita. Banyak warga mengeluhkan saluran air untuk segera dilakukan revitalisasi , agar tidak mengalami banjir lagi.” Di Musrenbang 2020 ini, ada 12 usulan yang boleh dimasukan proyek sesuai dengan jumlah RT yang berjumlah 12. Boleh juga dimasukan usulan pelatihan, selain infrastruktur,” ujarnya sambil menambahkan usulan masing-masing RT,akan dikawalnya saat survei agar tepat sasaran dan berharap dapat cepat terealisir.(Sera-21)****
Komentar

Tampilkan

Terkini