Iklan

Dugaan Korupsi di Asabri , Tidak Boleh ditoleransi , Kata Mahfud MD

1/10/20, 18:41 WIB Last Updated 2020-01-10T11:51:58Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


Jumat,  10 Januari 2020

Jakarta, Aksaranews.co.id - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko polhukam) Mahfud MD menduka adanya korupsi yang mendera PT. Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata RI ( Asabri). Dugaan korupsi tersebut diperkirakan mencapai Rp10 triliun lebih.

Kita tidak boleh toleran terhadap korupsi tersebut .  Dan Kita akan segera memanggil Ibu Sri Mulyani dan Pak Erick Thohir untuk menanyakan duduk masalahan tersebut,  ujar Mahfud.

Jika memang ada persoalan hukum, kita giring ke pengadilan, ujar nya di Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Mahfud sangat menyayangkan jika adanya dugaan korupsi di PT Asabri. Pasalnya BUMN tersebut selama ini mengelola dan asuransi maupun pensiun para prajurit baik TNI maupun Polri termasuk PNS di Kementerian Pertahanan.
Mahfud menyebut dugaan korupsi di PT. Asabri tidak kalah fantastis dengan kasus gagal bayar yang mendera Jiwasraya, Ujarnya.

Dia menyayangkan adanya dugaan korupsi di PT Asabri. Pasalnya BUMN tersebut selama ini mengelola dan asuransi maupun pensiun para prajurit baik TNI maupun Polri termasuk PNS di Kementerian Pertahanan.

Mahfud mengatakan,  setelah ia dengar selintas dari pejabat yang berwenang, kayaknya iya. kalau seperti itu , jangan kita diamkan. Mari kita giring ke proses hukum, supaya bisa terungkap , jelas nya.

Dirinya meminta kepada semua masyarakat agar tidak perlu berspekulasi siapa sosok yang berada di balik dugaan korupsi tersebut, Tutur nya.

Pasalnya Presiden Joko Widodo , telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk menggebuki para koruptor,  dan  agar tidak ditutup-tutupi,  ujarnya.

kalau ada yang terlibat persoalan tersebut, kasih tau ke saya,  nanti saya antarkan  ke KPK,  maupun ke Kejaksaan, tutup nya.

(D/A)
Komentar

Tampilkan

Terkini