Iklan

Penyidikan Terbaru KPK di Kemenag , Apakah Ada Tersangka Baru?

12/17/19, 01:31 WIB Last Updated 2019-12-16T18:31:39Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


Senin,  16 Desember 2019


Jakarta,  Aksaranews.co.id -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan akan mengumumkan perkembangan terbaru dua kasus perkara yang telah  memasuki tahap penyidikan. Dua kasus tersebut antara lain adalah perkara suap jual beli jabatan di Kemenag tahun 2016 dan pengurusan perkara di Mahkamah Agung.

Penyidikan kasus ini dilakukan pada bulan September dan bulan Desember 2019 . Untuk Informasi lebih lengkapnya  kami akan  sampaikan sore ini, ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (16/12/2019 ). Akan tetapi Febri belum mau merinci hal apa saja yang diperoleh KPK dari hasil Penyidikan pengembangan kasus tersebut.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menginvestigasi kasus di Kementerian Agama pada 2016 terkait dugaan jual beli jabatan,  dan KPK menangkap mantan ketua umum PPP Romahurmuziy di Surabaya, Jawa Timur, Jumat 15 Maret 2019, terkait perkara jual beli jabatan.

Romahurmuziy yang sering di sapa Rommy diduga  terlibat dalam kasus jual beli jabatan di instansi bertagline Ikhlas Beramal tersebut. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memiliki bukti transaksi uang ke Rommy untuk seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kemenag.

Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) diduga telah memberikan uang sebesar Rp 50 juta kepada Rommy untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik. Sedangkan Haris Hasanuddin (HRS) disebutkan pernah menyetor uang Rp 250 juta untuk posisi Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur. Dan  Kasus tersebut sudah dalam  tahapan persidangan

(D/A)
Komentar

Tampilkan

Terkini