Iklan

Kejagung Cegah Eks Petinggi Jiwasraya ke Luar Negri

12/27/19, 14:40 WIB Last Updated 2019-12-27T07:40:06Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



Jum'at,  27 Desember 2019


Jakarta, Aksaranews.co.id -  Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan pencegahan terhadap Eks Dirut dan Eks Dirkeu Jiwasraya ke luar negeri,  Pencegahan tersebut terkait kasus Korupsi di Jiwasraya.


Pencegahan terhadap 10 orang terkait dengan  kasus korupsi di Jiwasraya. Dari 10 orang itu, dua di antaranya yang dicegah ke luar negeri ialah eks Dirut Jiwasraya Hendrisman Rahim dan eks Direktur Keuangan Hary Prasetyo.


Jaksa Agung ST Burhanuddin melalui Jamintel Jan S Maringka mengatakan bahwa  Kejaksaan telah menerbitkan Putusan untuk mencegah 10 orang keluar Negeri perihal perkara korupsi di Jiwasraya mulai Kamis (26/12/2019 ) malam untuk 6 bulan ke depan, Jumat, (27/27/2019).


Sepuluh orang yang dicegah untuk ke luar negeri  selama 6 bulan ke depan adalah HR, DYA, HP, MZ, DW, GLA, ERN, HH, BT, dan AS. Kejagung menduga bahwa  mereka terlibat dalam Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi oleh PT Jiwasraya.


Surat  Pencegahan itu dikirim ke Ditjen Imigrasi, Dalam surat pencegahan yang diterima ,  yang dicegah antara lain Hendrisman Rahim, De Yong Adrian, dan Hary Prasetyo .


Sebelumnya Telah Diberitakan, kemudian Kejagung memastikan adanya praktik korupsi di perusahaan BUMN PT Jiwasraya. Dalam penyidikan awal tersebut , kejaksaan sudah menaksir angka kerugian negara di kasus korupsi ini, yaitu sekitar Rp 13,7 triliun.


PT Jiwasraya telah melanggar Prinsip kehati-hatian dalam hal berinvestasi. Menurut Jaksa Agung Burhanuddin, PT Jiwasraya telah menempatkan 95 persen Dana di saham yang tergolong memiliki kinerja buruk.


(D/ H)
Komentar

Tampilkan

Terkini