Iklan

Diduga CV DUTA PARMA Kerjakan Proyek Tidak Sesuai Spesifikasi , Jembatan Penghubung Desa Tebas Sungai Dengan Desa Makrampai Ambruk Dalam Masa Pekerjaan

12/23/19, 19:42 WIB Last Updated 2019-12-23T12:42:30Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini



Senin,  23 Desember 2019


Sambas, Aksaranews.co.id - Proyek Penggantian Jembatan Sungai Tebas Ruas jalan Lingkar Tebas (Kalbar) ambruk,  minggu sore, (22/12/2019),  Padahal jembatan masih dalam Kontruksi



Proyek Penggantian Jembatan Sungai Tebas Ruas Jalan Lingkar Tebas Menggunakan Dana APBD Provinsi Senilai Rp.  4.031.721.000, 00 (empat miliar tiga puluh satu juta tujuh ratus dua puluh satu ribu rupiah), Waktu  pelaksanaan 61 (enam puluh satu) hari Kalender,  waktu pemeliharaan 360 (tiga Ratus enam puluh) hari kalender,  Penyedia Jasa CV. Duta Parma,  konsultan PT.  Tritunggal Rekayasa  Khatulistiwa.


Jembatan yang ambruk menghubungkan Desa Tebas Sungai  dan makrampai , Kecamatan Tebas , Kabupaten Sambas (Kalbar) .


Awak media Aksaranews saat meninjau lokasi jembatan ambruk ditemani oleh Pj.kades tebas sungai
HARTONO Spd,
Kepala desa terpilih Jusdi , serta di temenin
ketua BPD tebas sungai Dedy.


Pj Kades Tebas Sungai Hartono Spd menjelaskan,  bahwa dirinya dan aparatur desa tidak pernah di beritahu maupun dilibatkan tentang masalah Proyek yang ada di wilayah nya tersebut,  Senin, (23/12/2019) di lokasi proyek ambruk.


Konsultan (PT. TRITUNGGAL REKAYASA KHATULISTIWA) maupun kontraktor ( CV.  DUTA PARMA) tidak pernah memberi tahu kepala Desa Setempat , aparatur Desa.   kepala desa dan aparatur desa hanya mengetahui lewat kabar angin,  dari mulai survei lokasi sampai pengiriman material,  hingga pembangunan mereka tidak pernah diberi tahu maupun dilibatkan. Ujar Hartono.


Instansi terkait, Anggota DPRD, Dinas Provinsi maupun penegak hukum harus turun kelapangan untuk memastikan,  Ambruk nya jembatan terjadi karena ada kesalahan kontruksi Pondasi atau  spesifikasi yang tidak sesuai.

Jangan sampai karena ada kesalahan Kontruksi maupun spesifikasi tidak sesuai proyek tersebut tetap dilanjutkan,  sehingga terulang kembali amruk nya jembatan tersebut,  memakan korban jiwa pada masyarakat yang melewati nya nanti.

Sampai berita ini diturunkan,  Pihak Kontraktor maupun Dinas terkait tidak bisa di hubunggi.


(Rahmadi/ A Efendi AR)
Komentar

Tampilkan

Terkini