Iklan

Satu Anggota Tewas , Ormas PP Berharap Kepolisian Berkerja Maksimal

Sabtu, 30 November 2019, 5:00 PM WIB Last Updated 2019-11-30T10:01:13Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


Pasca bentrokan beberapa waktu lalu yang mengakibatkan tewasnya satu anggota Ormas Pemuda Pancasila (PP) MPC Kota Bekasi, Sarifudin, Ormas PP masih berharap kinerja kepolisian bisa maksimal.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Bidang Polhukam, Deddy Supriadi dengan didampingi Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila, di Kota Bekasi, Sabtu (30/11).

"Sepenuhnya kita serahkan kepada Polrestro Kota Bekasi, meskipun anggota di lapangan berkata lain, tetap kita jaga marwah," ujar Deddy kepada Wartawan.

Dikatakan, MPC Kota Bekasi sudah menyerahkan semua proses hukum kepada BPPH, guna mengikuti proses hukum yang berlaku. "Saya harap aparat kepolisian dapat segera menangkap para pelaku pengeroyokan," imbuhnya.

Deddy mengaku situasi di lapangan sudah sulit terbendung, bagi anggotanya yang ingin mencari keadilan di jalan, namun jika Polrestro Bekasi Kota, yang di Komandoi oleh Kombes Pol Indarto, bisa cepat membekuk pelaku dengan cepat, maka dirinya juga yakin bisa membendung amarah anggota lain.

Deddy juga mengatakan, proses hukum bagi pelaku tidak akan berhenti sampai pelaku tersebut mendapatkan hukuman setimpal. Deddy menilai ini sudah diluar batas kewajaran.

Pantauan Warta Sidik, sejauh ini kondisi masih bisa meredam dari pihak korban, semua masih dipercayakan kepada pihak berwajib.

Sementara, Ketua Ormas PP MPC Kota Bekasi, Ariyes Budiman juga menyampaikan, mengingat pesan dari tiga pilar yakni, Wali Kota, Dandim dan Kapolrestro yang meminta agar Kota Bekasi kondusif.

Dikatakan, kepada saya dan jajaran para petinggi di Kota Bekasi itu meminta agar menyerahkan sepenuhnya proses hukum ke aparat kepolisian. Itu disampaikan ketiganya saat mengikuti proses pemakaman alm Sarifudin di Kampung Teluk Buyung, Marga Mulya, Bekasi Utara, Jumat (29/11).

"Intinya ketiganya minta jangan melakukan aksi yang tidak diinginkan, dan serahkan sepenuhnya kepada hukum yang berlaku," ungkap Arit singkat.

Seperti diketahui, Waka Robet, sapaan akrab Alm. Sarifudin, menghembuskan napas terakhirnya di rumah duka, pada Jumat (29/11) setelah sempat menjalani pengobatan di rumah sakit.

Menurut informasi yang dihimpun, para anggota PP sempat dikeroyok. Bahkan korban yang telah terkapar dilindas menggunakan sepeda motor, sehingga mengalami luka pada bagian dalam tubuhnya.

Selain Wali Kota Rahmat Effendi, Kapolrestro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, serta Dandim Kolonel Inf Rama, hadir di pemakaman korban Sarifudin.  (Nugie)
Komentar

Tampilkan

Terkini