Iklan

TNi Dirikan Paud di Bekasi ,

Senin, 22 Juli 2019, 10:14 PM WIB Last Updated 2019-07-22T15:14:14Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Aksaranews - Kota Bekasi - Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono Dampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan PAUD Percontohan yayasan Tunas Muda Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) yang bertempat di Komplek Kemhan/Mabes TNI Rusunawa Mabes TNI jalan Raya Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin(22/07/2019).

Turut Hadir istri sekaligus ketua umum Dharma Pertiwi Ny. Nanik Istumawati, Danrem 051/WKT kolonel Infantri Susilo, Dandim 05/07 Kota Bekasi Letkol Arm Abdi Wirawan, Camat Pondok Gede Karya Sukmajaya, Lurah Jatimakmur Kota Bekasi Atmanto, anggota Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT), Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S, Direktur Paud Kemndikbud Dr. Muhammad Hasbi, Dandenma Mabes TNI Kolonel Inf Robertus Donatus Ndona, Ketua Harian IKKT PWA Ibu Wiwik Joni Supriyanto, Wakil Ketua Yayasan Ibu Wida Didit Herdiawan.

Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.

Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan 6 (enam) perkembangan: agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan seni, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan sesuai kelompok usia yang dilalui oleh anak usia dini seperti yang tercantum dalam Permendikbud 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional PAUD (menggantikan Permendiknas 58 tahun 2009).

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam sambutannya mengatakan, "Tugas dari orang tua mendidik anak-anak yang lahir dimulai sejak dini, mulai umur 0 sampai 5 tahun yang dimaksud yaitu program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Setiap bayi yang lahir di dunia ini adalah emas, selanjutnya bagaimana caranya mempertahankan bayi itu sampai dewasa tetap emas, perak maupun perunggu tergantung orang tuanya.

ia juga menjelaskan tentang permasalahan yang akan di hadapi untuk memasuki revolusi industri 4.0.

"pada revolusi industri 4.0 permasalahan yang dihadapi tidak lagi bicara siapa yang besar atau kuat dan yang kecil kalah, akan tetapi siapa yang cepat dialah yang menang. Untuk menguasai teknologi informasi 4.0 diperlukan sumber daya manusia yang hebat, "

"prediksi Pricewaterhouse Coopers (PwC), lembaga konsultasi ekonomi internasional bahwa tahun 2045 Indonesia akan masuk negara keempat terbesar ekonominya di dunia. “Hal ini bagaimana dengan sumber daya manusia, sedangkan sumber daya alam sangat melimpah ruah, semuanya ada di Indonesia, tinggal bagaimana mengelolanya,” tambahnya.

Wakil Walikota Bekasi di dampingi ibu wakil walikota, Wiwiek Hargono yang sejak awal mengikuti ceremonial peletakan batu pertama Paud Percontohan yayasan tunas muda mengatakan, " Ini merupakan suatu bentuk sinergitas antara TNI dan Pemerintah Kota Bekasi dalam konteks pendidikan, pendidikan anak yang dimulai dari usia dini merupakan bentuk kepedulian kita pada pembentukan karakteristik anak yang dilakukan sedini mungkin.

Ia pun berharap dengan adanya pembangunan sarana pendidikan anak usia dini yang akan menjadi percontohan ini bisa meningkakatkan kualitas pendidikan di Kota Bekasi.

"Ini merupakan bagian dari kegiatan pengembangan anak usia dini, fasilitas PAUD percontohan yang sedang dibangun oleh TNI dan yayasan tunas muda harus bisa berguna bagi masyarakat sekitar khususnya anak-anak untuk mendapatkan pendidikan mulai dari usia dini," tuturnya. (sal)
Komentar

Tampilkan

Terkini