Iklan

Polisi Gulung Komplotan Pengroyokan Dengan Modus Korban di Siram Bensin

Kamis, 13 Juni 2019, 6:43 AM WIB Last Updated 2019-06-12T23:43:49Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Aksaranews.co.id - Bekasi,  Seorang remaja, Putra Aditya (18) tewas dibakar oleh sekelompok orang di Jl.kodau Rt 02 /03 jati mekar kecamatan  Jatiasih kota Bekasi. Empat orang pelaku ditangkap atas kejadian tersebut dan menyita 1buah botol air mineral 1liter bekas tempat bensin.

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada malam takbiran atau Rabu (5/6) pukul 03.30 Saat itu korban bersama teman-temannya sedang berboncengan dengan sepeda motor dengan reman rekan korban yang berjumlah 7 orang dengan 3sepeda motor di Jalan Raya Kodau, Jatiasih, Bekasi.

"Korban diserang sekelompok orang  sebanyak 8 orang. Saat penyerangan itu, korban sempat lari ke dalam warung namun di kejar , korban di seret keluar dan kembali di pukuli hingga terjatuh dan salah satu pelaku ngambil bensin dan disiramkan ke korban," kata Eka Mulyana kepada wartawan di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Bekasi, Rabu (12/6/2019).

Eka mengatakan, korban mengalami luka bakar 60 persen akibat kejadian itu. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit selama 2 hari .

Tim gabungan Reskim jati asih dan Sat Reskim polres metro Bekasi berhasil mengungkap, kejadian itu disebabkan aksi saling ejek. Saat itu korban mengacungkan jari tengah kepada para pelaku yang melintas di lokasi dan menantang pelaku untuk turun.

"Motifnya sih biasa antara kumpulan anak-anak muda suka saling  ejek-ejekan," ucapnya.

Perkelahian kemudian terjadi. Hingga akhirnya salah satu pelaku (R)  menyiramkan bensin yang dijual pedagang eceran di lokasi, ke tubuh korban.

Korban sempat terbakar selama lima menit. Warga kemudian menolong korban, sementara para pelaku melarikan diri.

Polisi kemudian menyelidiki kasus itu dan menangkap empat pelaku di jari asih dan jongfol kabupaten Bogor. Mereka adalah RAS (17), NS (24), TG (16), AP (22). Sementara 4 pelaku lainnya masih dikejar   ( ( ( ( DPO ) yakni Riyo, Ziko, Dagol dan Riko.

"Para pelaku dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) ke 2e KUHP," kata Eka. (Jery)
Komentar

Tampilkan

Terkini